Namanya juga ibu hamil ya moms, ada saja tingkah dan keinginannya. Sebenernya itu alami ya moms, seperti yang aku alami ni. Mungkin banyak juga mengalami sama seperti aku, hanya saja berbeda keinginan dan tingkahnya. Bahkan ada juga ya yang tidak mengalami sama sekali, jadi kehamilannya dilalui seperti biasa dan hanya perut saja yang terus membesar. Apa itu moms? Ya.. Ngidam..
Saat diawal kehamilan atau trimester pertama, tidak ada perasaan apa-apa yang aku alami moms, tapi setelah aku mengetahui bahwa aku hamil melalui garis 2 pada testpack yang sudah aku cek sampai 4 kali karena rasa tidak percaya yang aku alami setelah menunggu selama 7 bulan lamanya. Aku merasakan mual di pagi hari atau morning sickness, mual yang tidak keluar apa-apa, hanya air atau ludah. Kalau kata dokter sih itu sugesti. Berjalan masa kehamilan, aku mulai merasakan rasa lapar lebih dari biasanya, bahkan hampir setiap saat dan sehabis makan. Hahaha.. Aku mulai bersugesti dengan keinginan untuk makan tahu sumedang yang lokasinya lumayan jauh dari tempat tinggalku di Petukangan Utara dan kantor tempat aku bekerja di Sudirman. Hihi.. Suamiku dengan baik hatinya menuruti untuk pergi mengejar abang-abang tahu sumedang sampai ke Meruya. Daaannn.. Alhamdulillah tahu sumedangnya ketemu moms, senangnya luar biasa, aku beli sekeranjang. Trus kami makan malam di waroeng steak dekat tempat jualan tahu sumedang, aku makan 3 tahu saja, tiba-tiba merasa mual dan tidak kepingin lagi. Aneh tapi nyata, kasihan suamiku yang harus menghabiskan 1 keranjang sendirian. Eh tapi, aku bagiin juga ke temen sekantor.
Ngidam selanjutnya di trimester kedua, tiba-tiba saja moms, aku membayangkan aseman mangga pedas. Yang suka beli ons di supermarket pasti tahu. Seger, asem, manis, pedas ya kan moms. Aku langsung mengutarakan ke suamiku, aku minta dia belikan saat pulang kerja, alhasil dicari sampai ke rumah temennya, ke pasar Kebayoran Lama, ke supermarket G*ant, dan ada mba jualan sayur yang bilang kalau manisan gitu biasanya ada yang jual gerobakan tapi lagi nggak lewat. Tertunda sudah ngidamku hingga 4 hari lamanya, akhirnya aku mencari sendiri resep di mbah Google. Tadaaaaaa.... Aku menemukannya, alhamdulillah tidak sulit, aku buat dan setelah ditunggu 2 hari, akhirnya rasanya pun sama seperti yang dijual. Terbayarkan sudah moms..
Di trimester ketiga, inilah yang paling aneh, nafsu makan yang semakin besar. Aku menjadi sangat doyan dengan nasi padang plus lauk daging rendangnya. Aku bisa nambah makan lebih dari sekali dengan porsi biasa uda warung padang menyediakannya moms. Dan aku juga ngidam makan mie rebus dipinggir jalan (jangan ditiru yaa moms, sebenernya tidak baik untuk janin) tapi aku sampai ngences dan akhirnya dituruti oleh suamiku.
Yaaa begitulah segelintir cerita mengenai ngidamnya aku saat hamil moms.
Saat diawal kehamilan atau trimester pertama, tidak ada perasaan apa-apa yang aku alami moms, tapi setelah aku mengetahui bahwa aku hamil melalui garis 2 pada testpack yang sudah aku cek sampai 4 kali karena rasa tidak percaya yang aku alami setelah menunggu selama 7 bulan lamanya. Aku merasakan mual di pagi hari atau morning sickness, mual yang tidak keluar apa-apa, hanya air atau ludah. Kalau kata dokter sih itu sugesti. Berjalan masa kehamilan, aku mulai merasakan rasa lapar lebih dari biasanya, bahkan hampir setiap saat dan sehabis makan. Hahaha.. Aku mulai bersugesti dengan keinginan untuk makan tahu sumedang yang lokasinya lumayan jauh dari tempat tinggalku di Petukangan Utara dan kantor tempat aku bekerja di Sudirman. Hihi.. Suamiku dengan baik hatinya menuruti untuk pergi mengejar abang-abang tahu sumedang sampai ke Meruya. Daaannn.. Alhamdulillah tahu sumedangnya ketemu moms, senangnya luar biasa, aku beli sekeranjang. Trus kami makan malam di waroeng steak dekat tempat jualan tahu sumedang, aku makan 3 tahu saja, tiba-tiba merasa mual dan tidak kepingin lagi. Aneh tapi nyata, kasihan suamiku yang harus menghabiskan 1 keranjang sendirian. Eh tapi, aku bagiin juga ke temen sekantor.
Ngidam selanjutnya di trimester kedua, tiba-tiba saja moms, aku membayangkan aseman mangga pedas. Yang suka beli ons di supermarket pasti tahu. Seger, asem, manis, pedas ya kan moms. Aku langsung mengutarakan ke suamiku, aku minta dia belikan saat pulang kerja, alhasil dicari sampai ke rumah temennya, ke pasar Kebayoran Lama, ke supermarket G*ant, dan ada mba jualan sayur yang bilang kalau manisan gitu biasanya ada yang jual gerobakan tapi lagi nggak lewat. Tertunda sudah ngidamku hingga 4 hari lamanya, akhirnya aku mencari sendiri resep di mbah Google. Tadaaaaaa.... Aku menemukannya, alhamdulillah tidak sulit, aku buat dan setelah ditunggu 2 hari, akhirnya rasanya pun sama seperti yang dijual. Terbayarkan sudah moms..
Di trimester ketiga, inilah yang paling aneh, nafsu makan yang semakin besar. Aku menjadi sangat doyan dengan nasi padang plus lauk daging rendangnya. Aku bisa nambah makan lebih dari sekali dengan porsi biasa uda warung padang menyediakannya moms. Dan aku juga ngidam makan mie rebus dipinggir jalan (jangan ditiru yaa moms, sebenernya tidak baik untuk janin) tapi aku sampai ngences dan akhirnya dituruti oleh suamiku.
Yaaa begitulah segelintir cerita mengenai ngidamnya aku saat hamil moms.
No comments:
Post a Comment