12/01/2016

Tips Memilih Popok

Bayi yang baru lahir buang air besar belum teratur, tekstur masih cair dan berwarna agak kehijauan, namun warna akan berubah dengan sendirinya ketika si bayi sudah berusia 1 - 2 minggu. Penggunaan popok sangat penting untuk menampungnya. Bagi bayi baru lahir, popok kain menjadi pilihan para ibu. Kenapa gitu? Karena katanya kalau bayi baru lahir dipakaikan popok diapers, kakinya bakalan ngengkang / gak rapet, tapi menurut aku asalkan si bayi dikasih diapers yang untuk bayi New Born gak ada masalah, karena kan ukurannya.

Pengalaman aku waktu Naya bayi, sempet sih gunain popok kain selama kurang lebih 2 minggu kalo gak salah, akhirnya aku nyerah juga, karena Naya bisa buang air besar tiap abis ASI, uda gitu harus dialasin perlak dibawahnya dia. Aku mutusin buat minta suamiku untuk beliin diapers merk M**y P**o (disensor yaa, gak dapet royalti sih). Aku pilih merk tersebut karena rekomendasi dari istri-istri sepupuku, mereka bilang murah tapi nyaman dan gak bikin ruam di pantat bayi. Tapi setelah penggunaan seminggu, di pantat Naya muncul kemerahan. Aku buru-buru searching salep buat ngilangin ruam, daannnnnnn dapet dengan merk Swit***. Alhamdulillah setelah dipakaikan ke Naya, ruam hilang. Tapi aku rasa gak cocok dengan diapers itu, bahannya kasar dan gak lentur. Aku minta suamiku untuk beliin diapers dengan merk lain yaitu Pa***rs, kurang nyaman juga karena ukuran yang dibeli S, ketidaktahuan aku kalau ada ukuran New Born hihi.. Maafkan mama ya Naya ganti lagi deh ke ukuran New Born. Alhamdulillah gak ada ruam popok, bahannya halus, menyerap dengan sempurna.

Tapi inget ya bunda, ibu, mama, kalau menggunakan diapers pada anak sebaiknya digantikan setiap 3-4 jam sekali jika hanya pipis saja, tapi jika ada pup harus langsung digantikan, jangan sayang duitnya. Tapi sebaiknya jika diapers sudah rasa penuh dengan pipis, langsung gantikan saja ya, karena takut jamur di kemaluan si bayi.

Aku berbagi tips sedikit ya untuk cara membersihkan kemaluan dan pantat bayi perempuan jika mau menggantikan diapers :

  1. Cuci kemaluan dan pantat bayi dengan air bersih (air kamar mandi).
  2. Usapkan di setiap sela-selanya.
  3. Jika sudah yakin bersih, langsung handukkan hingga kering, pastikan tidak lembap.
  4. Pakaikan minyak telon kembali pada perut bagian bawah dan pantat bagian atas bayi.
  5. Jika sudah menyerap, langsung pakaikan diapers bersih kembali.
Banyak kontroversi mengenai penggunaan diapers yang terlalu sering untuk bayi. Gak boleh terlalu sering dipakaikan karena tinggal di negara tropis, karena nantinya lembap lalu berjamur. Sebenarnya positif negatis sih ya, menurut aku dengan penggunaan diapers sekali pakai tidak ada masalah, asalkan selalu dijaga kebersihannya dan rajin diganti. Memang jadi boros karena sekali pakai lalu buang, daripada diapers yang cuci pakai, menurut aku itu lebih tidak dijamin higienisnya untuk si anak atau menggunakan celana kain saja. Selama dia belum bisa bicara mau pup atau pipis, itu sangat merepotkan, apalagi bayi yang sudah mulai aktif tidak bisa dibatasi ruang geraknya, sehingga kalau dia pipis atau pup disembarang tempat bisa membuat pekerjaan rumah tambah banyak dan runyam, apalagi dikerjakan sendiri (gak ada baby sitter) huhu...

So.. Bijak dan cepat tanggaplah menjadi ibu, bunda dan mama untuk buah hati kita.. Tetap semangat moms.

No comments:

Post a Comment